PASIR AKTIF, ZEOLIT DAN KARBON AKTIF

Untuk memenuhi kebutuhan media filter untuk pengolahan air bersih dan air limbah, kami menyediakan Pasir Aktif, Karbon Aktif dan zeolit; yang kami kemas dalam kemaan kertas berlapis plastik di bagian dalamnya. Untuk mendapatkan produk dengan kualitas yang baik, silahkan hubungi kami di 082128076793

Pasir Silika & Pasir Aktif

Pasir kwarsa atau lebih dikenal dengan nama pasir silika adalah bahan galian yang mengandung kristal-kristal silika (SiO2). Pasir kwarsa memiliki komposisi gabungan dari SiO2, Fe2O3, Al2O3, TiO2, CaO, MgO, dan K2O yang berwarna putih kuning atau warna lain tergantung pada senyawa pengotornya, kekerasan 7 (skala Mohs), berat jenis 2,65 titik lebur 17150oC, bentuk kristal hexagonal, panas spesifik 0,185 dan konduktivitas panas 12 – 1000oC. (sumber : http://forum-bisnis-ekspor-indonesia.blogspot.com)

Pasir Silika banyak digunakan untuk menyaring lumpur, tanah dan partikel besar /kecil dalam air dan biasa digunakan untuk penyaringan tahap awal (pre-treatment).

Pasir Aktif adalah untuk menghilangkan kandungan besi (Fe), menghilangkan sedikit Mangan (Mn2+) dan warna kuning pada air tanah atau sumber air lainnya. Fe dan Mn dalam air biasanya diturunkan dengan cara aerasi air pada pH>7 sehingga kedua logam ini mengendap sebagai oksidanya.

Baik pasir silica mapun pasir aktif banyak digunakan pada system penyaringan air secara konvensional dan dapat  memperbaiki kualitas fisik air seperti kekeruhan.

ZEOLIT

Hampir semua wilayah di Indonesia, air tanahnya mengandung besi (Fe) dan mangan (Mn) cukup tinggi. Di dalam air kedua logam ini selalu ada bersama-sama. Bagi manusia kedua logam adalah esensial tetapi juga dapat mengganggu jika jumlahnya sangat besar. Konsentrasi small group tours Fe atau Mn sebesesar 1 mg/L saja dapat menyebabkan air terasa pahit-asam, berbau tidak enak dan berwarna kuning kecoklatan.

Fe dan Mn dalam air biasanya diturunkan dengan cara aerasi air pada pH>7 sehingga kedua logam ini mengendap sebagai oksidanya. Proses lain adalah mengikat Fe dan Mn dengan suatu cation exchanger. Kedua cara ini memerlukan sarana, peralatan dan bahan yang mahal, sedangkan penyaringan konvensional menggunakan pasir dan ijuk hanya dapat memperbaiki kualitas fisik air seperti kekeruhan.

Zeolit adalah salah satu penukar ion alami yang banyak tersedia. Misalnya, di Bayah, Kabupaten Lebak, zeolit sangat berlimpah berupa pecahan sisa batuan besar-besar yang diekspor. Kemampuan zeolit sebagai ion exchanger telah lama diketahui dan digunakan sebagai penghilang polutan kimia. Dalam air, zeolit juga ternyata mampu mengikat bakteri E. coli.

Zeolit adalah batuan yang bersifat mikroporus, mineral aluminosilikat yang biasa digunakan sebagai adsorben komersial. Zeolit berasal dari kata ??? Yunani (Zeo), yang berarti “mendidih” dan ????? (lithos), yang berarti “batu”.

Zeolit banyak digunakan sebagai media pertukaran ion dalam proses pemurnian air baik untuk kebutuhan rumah tangga,komersial, maupun industry. Zeolit memiliki potensi memberikan pemisahan yang tepat dan spesifik dari gas termasuk penghilangan H2O, CO2 dan SO2 dari aliran gas alam kelas rendah. Pemisahan lainnya termasuk gas mulia, N2, O2, freon dan formaldehida.

Sistem Oksigen On-Board Membangkitkan (OBOGS) menggunakan zeolit untuk menghilangkan nitrogen dari udara tekan dalam rangka untuk memasok oksigen bagi awak pesawat diketinggian. (sumber :http://en.wikipedia.org/wiki/Zeolitic)

zeolit banyak digunakan untuk berbagai aplikasi di industri diantaranya zeolit digunakan di industri minyak bumi sebagai ‘cracking’, di industri deterjen sebagai penukar ion, pelunak air sadah dan di industri pemurnian air, serta berbagai aplikasi lain.

KARBON AKTIF

Karbon Aktif atau Arang Aktif merupakan suatu padatan berpori yang mengandung 85-95% karbon, dihasilkan dari bahan-bahan yang mengandung karbon dengan pemanasan pada suhu tinggi. Daya serap karbon aktif ditentukan oleh luas permukaan partikel dan kemampuan ini dapat menjadi lebih tinggi jika terhadap arang tersebut dilakukan aktifasi dengan bahan-bahan kimia ataupun dengan pemanasan pada temperatur tinggi.

Karbon Aktif (arang aktif) adalah jenis karbon yang memiliki luas permukaan yang sangat besar.Satu gram karbon aktif setara dengan suatu material yang memiliki luas permukaan 500-1500 m2. Aktivasi karbon menjadi karbon aktif juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan adsorpsi. Karbon aktif banyak digunakan untuk menghilangkan kontaminan astetik, sedikit efektif menghilangkan beberapa kontaminan dari senyawa volatile (seperti benzene, trichloroethylene) juga kontaminan berbasis petroleum. Karbon aktif yang bersifat molekular, juga mampu menyerap molekul organik dengan baik.

Karbon aktif dipakai dalam proses pemurnian udara, gas dan larutan atau cairan, dalam proses recovery suatu logam dari biji logamnya, dan juga dipakai sebagai support katalis. Dipakai juga dalam pemurnian gas dan udara, safety mask dan respirator, seragam militer, adsorbent foams, industri nuklir, electroplating solutions; deklorinasi, penyerap rasa dan bau dari air, aquarium, cigarette filter, dan juga penghilang senyawa-senyawa organik dalam air. Sesuai dengan salah satu fungsi di atas, maka karbon aktif juga dipakai di Unit CO2 Removal pada Pabrik Ammonia.

Kegunaan karbon aktif

Industri obat dan makanan

  • Menyaring, penghilangan bau dan rasa

Industri Minuman

  • Penghilangan warna, bau pada minuman
  • Kimia perminyakan
  • Penyulingan bahan mentah
  • Pengolahan air
  • Penghilangan warna, bau penghilangan resin
  • Budi daya udang
  • Pemurnian, penghilangan ammonia, nitrit, penol, dan logam berat

Industri gula

  • Penghilagan zat-zat warna, menyerap proses penyaringan menjadi lebih sempurna
  • Pemurnian gas
  • Menghilangkan sulfur, gas beracun, bau busuk asap.
  • Katalisator
  • Reaksi katalisator pengangkut vinil khlorida, vinil asetat
  • Pengolahan pupuk
  • Pemurnian, penghilangan bau

Jika anda membutuhkan Karbon Aktif (activated carbon), Pasir Aktif (activated sand), Zeolit dan MgS, silahkan hubungi kami 082128076793

share

No Comments Yet.

Leave a Comment